Halaman Mungil Penuh Cinta dan Harap

Sebuah halaman dapat memperindah sebuah rumah, begitu juga sebaliknya, halaman dapat membuat rumah menjadi tampak buruk. Halaman ini diharapkan akan memperindah sebuah rumah mungil yang damai dengan cinta dan harapnya. Cinta yang bersumber dan didedikasikan pada DIA yang penuh cinta. Harap akan abadinya cinta itu hingga di jannah NYA kelak.

Detak kalA


Bahagia di halamaN

Saya, seorang manusia biasa diawal tiga dasawarsa yang dipanggil abi oleh anak-anak yang lucu: afifah hamasatunnisa, yang disebut dan menyebut dirinya dengan kakak atau iffah, lahir di bogor 4 desember 2001, ahmad alfaqih yang dipanggil Aa' atau faqih, lahir di bogor 13 april 2003, Aqil Abdurrahman, lahir di bogor 23 Januari 2005, yang menyebut dirinya sendiri ,dan kami ikuti, dengan sebutan Baba, serta Ahmad Yasin, lahir di Bogor, 10 Januari 2005, yang biasa kami panggi Acin atau Dede'. Beristrikan seorang wanita shalihah yang dipanggil ummi oleh kedua orang anaknya.


Setetes embuN

by wdcreezz.com

Nama :

Email/URL :

Kata :



Halaman tetanggA

puji balq gre lies rahman ihsan dee ami viTa adhi abu abdurrahman tyas iinanto hendra singarinjani otty diah assa_solo arifiani braunschweiger swasmi t.w. iman bril linda hidayat nikeyudi keluarga izza uyet bagas atta abhiray dey dita *)Iin adionggo ochan aisya hanum ARS dina erwin hanan ine

Embun segaR

Keajaiban Al-Qur'an Pusat Konsultasi Syariah Partai Keadilan Sejahtera Pusat Informasi Palestina Tempo Interaktif Detik Hidayatullah Media Indonesia Republika Era Muslim

Obrolan tetanggA


Kebun bungA

September 2003
November 2003
January 2004
February 2004
March 2004
April 2004
May 2004
June 2004
July 2004
August 2004
September 2004
October 2004
November 2004
December 2004
January 2005
February 2005
March 2005
May 2005
June 2005
September 2005
January 2006
February 2006
March 2006
April 2006
May 2006
September 2006
December 2006
January 2007
February 2007
May 2007
June 2009
May 2011

Pencinta alamI

Free Web Page Hit Counters
Sejak 11 Mei 2005



Tukang kebuN

 Blognya Indonesian Muslim Blogger�E BlogFam Community

13 January 2006

ah, Terharu


Kemarin, seperti biasa, bus jemputan beranjak dari pelataran kantor pukul 16.47. Perjalanan relatif lancar. Memasuki wilayah Cibubur di tol Jagorawi, hujan mulai turun, dan semakin deras ketika memasuki wilayah Bogor. Ditambah dengan supir yang bukan biasanya, jadilah perjalanan bertambah lambat.

Sampai di pintu tol Citeureup, mobil antri cukup panjang. Belum lagi pelayanan di sini yang, setidaknya menurut saya, lambat. Jadilah baru pukul 18.10 masuk ke perumahan. Padahal biasanya pukul 18.00 sudah tiba di ujung jalan tempat biasa turun.

Mendekati tempat turun, hujan belum lagi reda. Terbayang tubuh yang ringkih masih saja sakit dan sedikit demam sejak dua hari sebelumnya. Tidak terbayang untuk dijemput perempuan terkasih dirumah. Dia harus menjaga tiga anak kami, terlebih adek masih sakit.

Bus berhenti di ujung jalan. Bersegera turun dari bus, dengan menempatkan plastik belanjaan diatas kepala, menghindari curahan hujan langsung kekepala, sembari kepala sedikit merunduk. Tiba-tiba, ada payung disodorkan dihadapan, sembari terdengar suara mungil dan ceria "Abi, payung.."

Saya terdongak. Kaget. Sama sekali tidak menduga. Berdiri dihadapan dua permata hati, Iffah dan Faqih dengan mengenakan jas hujan dan membawakan payung. Lalu beriringanlah kami pulang. Mereka dengan keceriaan khas bocah yang menemukan air mengalir, saya dengan keharuan yang sukar dilukiskan. Dirumah, perempuan terkasih memberitahu, bahwa mereka sudah sekitar sepuluh menit menunggu di ujung jalan, berteduh sambil bermain di rumah tetangga.

Sampai beberapa saat setelah itu, saya hampir tak mampu berkata apapun terhadap mereka. Apapun tingkah diperbuat, hanya mampu menatap haru-bahagia seraya tersenyum.

Rabbanaa hablanaa min azwaajinaa wa dzurriyyatinaa qurrata a'yun, waj 'alna lil muttaqiina imaamaa.

Gambar diambil dari sini.

duduk dihalaman 08:19